Sarung Tangan Perawat

Sarung tangan perawat digunakan pada saat perawat tersebut melakukan pemeriksaan atau tindakan pembedahan. Biasanya tindakan pembedahan yang dilakukan ialah bedah minor. Untuk tindakan bedah mayor biasanya dilakukan oleh dokter. Sarung tangan perawat ini digunakan untuk mencegh terjaidnya infeksi diantara perawat dengan pasien. Infeksi didapat di rumah sakit disebabkan misalnya oleh organisme yang resisten terhadap obat seperti Methicillin-resistant Staphylococcus aureus atau spora bakteri seperti Clostridium difficile, merupakan ancaman berat terutama pada unit perawatan intensif (ICU).

Tangan petugas rumah sakit atau perawat telah diakui sebagai rute transmisi yang paling penting dari patogen ini. Oleh karena itu kebersihan tangan memainkan peran kunci untuk pencegahan infeksi. Terlepas dari desinfeksi tangan, memakai sarung tangan merupakan bagian penting dari strategi multi-penghalang untuk kebersihan tangan.


sarung tangan perawat
Sarung tangan non steril suntouch 


Terlepas dari kenyataan bahwa fungsi penghalang sarung tangan terutama tergantung pada bahan utuh migrasi agen infeksi melalui perforasi mikro tanpa disadari telah ditunjukkan. Oleh karena itu, rekomendasi yang spesifik untuk titik waktu kapan harus mengubah sarung tangan pemeriksaan saat bekerja dengan pasien di unit perawatan intensif diperlukan.

Cara Menggunakan Sarung Tangan Perawat 

Cara menggunakan sarung tangan perawat pada umumnya sama dnegan sarung tangan lainnya. Cara menggunakan sarung tangan perawat dimulai dengan perawat mncuci tangan terlebih dahulu. Cuci tangan ini dilakukan dengan menggunakan sabun dengan menggunakan air yang mengalir. Setelah mencuci tangan selanjutnya perawat menggunakan sarung tanagan dari bagian dalam terlebih dahulu untuk dikenakan pada tangan yang dominan. Selanjutnya baru tangan yang non dominan untuk menggunakan sarung tangan dnegan cara mengambil sarung tangan oleh tangan yang telah menggunakan sarung tangan dari bagian luar sarung tangan yang akan digunakan.

Mencuci tangan dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
  • Membersihkan jari, kuku, telapak tangan hingga pergelangan tangan ; untuk cuci tangan bedah harus dilakukan hingga siku. 
  • Idealnya menggunakan air yang mengalir, hangat, air yang tidak tercemar, sabun yang bersih, kikir kuku (tidak harus) dan handuk / tissue tebal bersih dan kering. 
  • Menghilangkan kotoran dan mikroorganisme dengan friksi, larutan antiseptik, dan pengeringan. 
  • Menggunakan larutan antiseptik atau subsitusinya untuk membersihkan dan menghilangkan kontaminasi. 
  • Ditempat yang tidak tersedia fasilitas cuci tangan yang cukup boleh digunakan bahan yang seperti handrub, tissue antimikrobia, atau foam antiseptik, setelah itu biarkan kering di udara. Tetapi cara tersebut bukan substitusi dari cuci tangan, hanya berupa suplemen. 
Sarung tangan perawat juga dapat terdiri dari sarung tangan steril dan sarung tangan non steril. Sarung steril lebih mahal dari sarung tangan non-steril (examination gloves), karena itu hanya dipakai pada prosedur-prosedur tertentu yang dianggap asepsis bedah. Sedangkan sarung tangan non-steril dipakai pada prosedur-prosedur lainnya.

Cara pemakaian sarung tangan non-steril terdiri dari :
  • Sarung tangan harus dipakai apabila ada kemungkinan terjadi kontak dengan darah, cairan tubuh lapisan mukosa atau kulit pasien yang luka, dan juga untuk memegang benda-benda atau permukaan yang terkontaminasi dengan darah atau cairan tubuh, 
  • Sarung tangan juga harus dipakai bila seorang tenaga medis memiliki luka terbuka pada tangannya. 
  • Sarung tangan harus diganti bila merawat pasien berbeda bila bersentuhan dengan ekskresi atau sekresi pasien (walaupun menyentuh pasien yang sama). 
  • Tangan harus segera dicuci setelah sarung tangan dilepas karena sarung tangan bukan pengganti cuci tangan. 
Cara pemakaian sarung tangan steril terdiri dari :
  • Sesuai prinsip – prinsip asepsis bedah, sarung tangan steril wajib dipakai dalam prosedur pembedahan baik besar maupun kecil. 
  • Sarung tangan steril harus dikenakan sebelum melaksanakan prosedur seperti pemakaian kateter, intra vena dan kateter uretral, penggantian pembalut. 
  • Sarung tangan steril juga harus dipakai dalam melakukan perawatan terhadap pasien yang immune suppressed atau dirawat di ruang isolasi ketat. 



Oleh : Bidan Rina
Sumber :
  • ncbi.nlm.nih.gov




Terima kasih untuk Like/comment FB :