Sarung Tangan Karet Medis

Sarung tangan karet medis termasuk dalam Alat Pelindung Diri (APD) atau Personal Protective Equipment (PPE) untuk melindungi tubuh dari kontak dengan mikroorganisme berbahaya penyebab infeksi. Selain dari bahan karet, sarung tangan juga bisa dibuat dari bahan vinyl atau nitril. Sarung tangan karet lazim digunakan untuk keperluan industri, rumah tangga, laboratorium, dan medis. Sarung tangan karet medis cenderung lebih tipis dibanding sarung tangan karet yang dipakai untuk kepentingan lain. Sarung tangan karet medis ada yang dibuat dengan melewati proses sterilisasi ada yang tidak.



Sarung Tangan Karet Medis
sarung tangan latex


Sarung tangan karet medis dibuat dari karet atau lateks alami yang terdapat di batang pohon karet. Sarung tangan karet medis diolah dari lateks pekat dan dicetak mengikuti bentuk tangan. Sarung tangan karet medis sangat lentur dan elastis sehingga nyaman digunakan. Beberapa orang ada yang alergi terhadap lateks tetapi reaksi alergi yang ditimbulkan biasanya ringan (gatal-gatal di tangan).

Sarung Tangan Karet Medis Steril

Sarung tangan karet medis steril disterilkan dengan metode kimiawi atau fisika. Bahan kimia yang biasa digunakan untuk mensterilkan sarung tangan karet adalah gas etilen oksida. Gas etilen oksida ini akan merusak proses metabolisme bakteri sehingga bakteri tersebut akan berhenti berkembang dan mati. Metode fisika yang digunakan adalah dengan sinar Gamma untuk membunuh bakteri patogen.

Sarung tangan karet steril mengandung bedak di dalamnya (powdered). Bedak yang ada di dalam sarung tangan karet medis steril membuat sarung tangan tidak kesat saat digunakan. Sarung tangan steril memiliki ukuran yang lebih panjang dibanding sarung tangan non-steril dan tersedia dalam ukuran 6, 6.5, 7, 7.5, 8. Wanita biasanya menggunakan ukuran 6-7 dan pria 7-8 tergantung besarnya ukuran tangan. Harga sarung tangan karet steril berkisar dari Rp 5.000,- hingga 10.000,- per pasangnya. = Sarung tangan karet medis steril digunakan saat tindakan-tindakan berikut ini:

  • Pembedahan (operasi) baik mayor maupun minor 
  • Menolong persalinan 
  • Memasang kateter (uretra, hemodialisa, vena sentral).


Sarung Tangan Karet Medis Non-Steril

Merupakan sarung tangan yang sering digunakan di klinik oleh tenaga medis, biasanya digunakan untuk pemeriksaan dalam (vaginal touche, rectal touche), prosedur intubasi endotrakea, kontak dengan limbah medis (bekas suntikan, cairan tubuh pasien, bekas alat-alat jahit), injeksi (penyuntikan) obat, kontak dengan luka terbuka yang infeksius (gangren), melakukan prosedur laboratorium, pengambilan sampel darah.

Sarung tangan karet non-steril ada yang berisi powdered, ada yang tidak. Sarung tangan yang non-powdered biasanya digunakan oleh petugas laboratorium karena bedak apabila keluar dapat merusak preparat atau larutan yang dibuat. Ada juga yang permukaannya dilengkapi dengan bintik-bintik kecil agar tidak licin saat memegang alat-alat laboratorium.

Sarung tangan karet non-steril dikemas dalam bentuk kotak dengan isi biasanya 50 pasang (100 buah) atau 100 pasang (200 buah) dengan ukuran berkisar XS, S, M, dan L. Sarung tangan non-steril lebih tipis dibanding sarung tangan steril. Harga satu kotak dengan isi 50 pasang berkisar di angka Rp. 35.000,- hingga Rp 60.000,-. Harganya lebih murah dibandingkan dengan sarung tangan nitril.

Sarung tangan karet medis non-steril digunakan sekali saja dan hendaknya tidak disterilkan untuk digunakan kembali. Bila mengalami alergi dengan sarung tangan karet, alternatifnya dapat diganti dengan sarung tangan nitril. Harga sarung tangan nitril sedikit lebih mahal dibanding sarung tangan karet.


Catatan : Harga diatas benar pada saat artikel ini ditulis namun dapat berubah sewaktu waktu tanpa pemberitahuan. Harga terbaru silahkan hubungi Telp / SMS / WhatsApp : 0822 144 623 86 / 081 12 2345 05 BBM : 2AB98F9C atau kunjungi www.tokoalkes.com.






Oleh : DOkter Rifa
Sumber :

  • digilib.its.ac.id
  • kesimpulan.com
  • rgmaisyah.wordpress.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :